Pages

Thursday, November 6, 2008

Rinduku

Kunyanyikan seluruh dukaku
Senandung rindu yang tiada hilang
Mencoba bertahan
Walau asa itu semakin ada
Tiada pernah hilang
Walau waktukan terus berjalan
Dan anginpun berbisik akan harapan
Redakan kerinduan yang semakin dalam
Cobalah kau rasakan cintaku
Sesungguhnya cukup lama cintaku kusimpan
Coba renungkan aku
Aku rindu padamu
Coba rasa rinduku di dada
Sesungguhnya cukup lama cintaku tersimpan
Coba mimpikan aku…kan kubisikan ” I love U.”
Posted by. Nan.

Arjoena 1

Saat pertama kali melihatmu..
Kurasakan angin yang melintas
Bernyanyi manis dan lembut
Aku bisa mendengarnya
Tetapi tidak dapat melihatmu
Engkau bagaikan sebuah samudera cinta
Yang meliputi roh-rohku
Tetapi gambaranmu tiada tampak.
Adakah getar hatimu bernyanyi
Mendentingkan irama-irama indah
Menggelora dalam mekar-mekarnya
Kuingin…
Kehadiranmu nyata disini.

SHEAM (SUARA TUHAN)

Kuraih namun tak terjangkau
Kusayang namun batas merambah jiwaku
Kuingin hadir seutuhnya
Didalam dirimu
Kutak ingin semuanya menjadi beku
Kusadari aku merasa kehilangan
jauh darimu….jiwaku sepi
“Selamat malam, Sheam”
Tidurlah dalam pelukan malamku
Meski jauh..rohku ada di dekatmu
Aku selalu bersamamu..
Posted by. Nan
(15 June 2007, 00:00 Am)

Rindu DIni Hari



Aku berdiri di batas rindu
Ragu melangkah…, rindu menjadi luka
Siapa lagi yang mampu mengetuk hatiku
Siapa lagi yang mampu getarkan jiwaku
Kecuali….engkau
Dirimu tersembunyi
Diantara detik waktu
Tunjukkanlah Wajahmu hai sang Bayang
Karena aku tiada mampu lagi
Menahan ribuan ton gelora rinduku
Kudengar bisikan cintamu setiap kupejamkan mata
“Nan.., I love U, honey”
Kucari adakah engkau didekatku?
Namun bayanganmu tiada
“Aku ada tapi Tiada”…
Ribuan tahun kita berjalan di atmosphere dunia
Untuk bersatu dalam Cinta sejati kita..
Berkelana mencari dirimu,
Karena akulah rusuk sejatimu
Kita berputar dalam putaran waktu dan kecepatan cahaya dunia
Untuk dipertemukan kembali…
Ribuan tahun kunantikan dirimu
Ribuan tahun kupelihara cintaku untukmu
Engkaulah Sang Bayang itu…
Posted by. Nan


(15 June 2007 : Sheam artinya Suara Tuhan....)

Wednesday, November 5, 2008

Sang Bayang

AKU MENGENALMU SEJAK AKU DI DALAM KANDUNGAN IBUKU
AKU MENGENALMU SEJAK NAFAS PERTAMA DIHEMBUSKAN PADAKU
SEJAK SAAT ITU TERIKAT PADAMU
SUATU IKATAN TANPA KATA-KATA DAN JANJI
KAU IKUTI AKU SEJAK AKU DILAHIRKAN KEDUNIA
KAU LINDUNGI AKU DARI SEGALA SESUATU YANG DAPAT MEMBAHAYAKAN DIRIKU
KAU SELALU MENJADI PENJAGAKU
KAU SELALU MEMBERIKAN DISAAT AKU MEMBUTUHKAN
WAKTU TERUS BERJALAN
DIUSIA TUJUH TAHUN AKU MELIHATMU
WAJAHMU YANG BEGITU BERSINAR, MATAMU BERSINAR BAGAI BINTANG, DAN KAU MENGATAKAN DIRIMU BERASAL DARI BINTANG
“JIKA ENGKAU INGIN MELIHATKU…, SETIAP SORE AKU SELALU MUNCUL DI LANGIT BARAT, BERSINAR TERANG…, DAN MENJELANG MALAM AKU MUNCUL DI LANGIT TIMUR DNEGAN SINAR YANG TERANG”
AKU TIDAK PERNAH MENGERTI APA YANG KAU MAKSUD
DISAAT AKU AKIL BALIQ , DISAAT AKU SMU…, KAU DATANG DAN BERBICARA PADAKU
“ASALMU BUKAN DARI SINI, GADIS…., ASALMU DARI SANA”, KAU MENUNJUK PURNAMA YANG BERSINAR PENUH…
KAU DAN AKU BERIBU TAHUN SELALU BERSAMA
KAU DAN AKU TIDAK PERNAH AKAN TERPISAHKAN
KITA TIDAK AKAN PERNAH BERPISAH….
AKU TIDAK MENGERTI APA YANG KAU MAKSUD…
NAMUN AKU SELALU MERASAKAN KEHADIRANMU DALAM HIDUPKU
DALAM SEPI MALAMKU
DALAM KEBAHAGIAANKU
DALAM KEDUKAANKU….
DI SUATU MALAM……
KAU DATANG MENYAPAKU…
WAJAHMU BEGITU TAMPAN…
KAU MEMELUKKU DENGAN PENUH KASIH…
KAU BAWA AKU UNTUK MENYAKSIKAN PURNAMA PENUH..
MENYAKSIKAN BINTANG-BINTANG DILANGIT…
“GADIS….HANYA AKU YANG INGIN DI DALAM HIDUPMU,
KARENA HANYA AKU YANG ADA DALAM HIDUPMU..
AKU MEMANG TIADA TETAPI ADA…., MESKIPUN TIADA..AKU SELALU BERSAMAMU, TIDAK ADA YANG LAIN BOLEH MEMILIKIMU, KECUALI AKU”, SUARAMU BEGITU DINGIN DAN MATAMU YANG INDAH TERLIHAT BEKU DAN MENGERIKAN BAGIKU…
ASALMU BUKAN DARI SINI..LIHATLAH PURNAMA, DISANALAH ASALMU, DISANALAH DIRIMU BERASAL, TERCIPTA DARI RANGKAIAN DEBU RIBUAN TAHUN, MEREKA TIDAK LAYAK UNTUKMU, JIKA KAU MENGINGINKAN AKU, BERPIKIRLAH TENTANG AKU, MAKA AKU AKAN ADA DIDALAM SETIAP YG KAU INGINKAN…
DETAK JANTUNGKU BERDETAK KERAS….
ENGKAU TERSENYUM, AKHHH..BETAPA MANISNYA SENYUMU, TUBUHMU YANG TINGGI ATLETIS, RAMBUTMU YANG PANJANG LEBIH DARI SEBAHU TERIKAT INDAH…
“GADIS…, KEHADIRAN KU DAPAT KAU RASAKAN…DISETIAP HATIMU BERDETAK..MAKA AKU ADA DISISIMU….”
AKU TIDAK MENGUCAPKAN KATA APAPUN..KARENA ANEH BAGIKU….
KITA MENIKAMTI MALAM, SUARAMU BEGITU INDAH DALAM NYANYIAN, KITA SAKSIKAN ANAK2 KECIL TERTIDUR, BAHAGIANYA MEREKA DALAM TIDUR…
GADIS…SAAT INI TUGASMU ADALAH DEWI BAGI ANAK-ANAK ITU, DOAKANLAH MEREKA..KARENA DUNIA SANGAT KEJAM UNTUK MEREKA, UJARMU SEDIH. AKU MERANGKUL LENGANMU, AIRMATAKU MENETES..SAAT KUSAKSIKAN DARI LANGIT, SEORANG PEREMPUAN MENGGUGURKAN KANDUNGANNYA..JERIT TANGIS YANG TIDAK TERDENGAR…AKU MERASAKAN KESAKITAN YANG SANGAT LUAR BIASA….
SANG BAYANG MEMBAWAKU KEMBALI KE TEMPATKU…
BESOK MALAM AKAN KITA SAKSIKAN LAGI APA YANG MEREKA LAKUKAN TERHADAP KEHIDUPAN YANG TELAH DIBERIKAN BAGI MEREKA…
IA MENCIUM KENINGKU..
TIDURLAH KEKASIH…., TUGASMU AKAN SEGERA DATANG…
AKU MERASA TENGGELAM DALAM KEDAMAIAN….
SAAT KUBUKA MATAKU, YANG ADA HANYA SINAR MATAHARI PAGI, JAM TUJUH PAGI..WAKTUNYA AKU HARUS BERKARYA…

KEHADIRANMU

Engkau Yang Datang...
Memberikan seberkas cahaya gemilang..
Menemaniku...
Meski matahari tak bersinar
Meski Malam tanpa purnama dan bintang

Engkau Datang...
Dengan kasih yang tiada batas..
Dengan hati yang tiada menjanjikan apapun...
Dengan segenggam harapan dimana aku berharap....

Kehadiranmu.........
Telah Menembus ruang dan waktu
Telah Menembus batas-batas keegoan..
Telah Memberi arti yang terdalam bagiku
Meski aku tidak pernah berharap..untuk memilikimu

Kehadiranmu...
Adalah simfoni sunyi hatiku
Memberikan sedikit nafas
Dan aku berbisik pada angin " biarlah bagaikan air mengalir"

post by. Nan

Hun...Aku Menemukanmu..

Ketelusuri jalan dimana aku pernah ada..
Masih kutemukan jejak kakiku disana, tercetak rapi..
Kembang-kembang yang terkulai layu
Terlihat mulai bersemi...
Siapakah yang membuatnya menjadi segar...

Sayup kudengar alunan denting piano
Kunikmati nadanya, menyentuh dinding-dinding hatiku
Menggetarkan senar dawai-dawai hatiku
Siapakah gerangan disana..

Kuikuti nada-nada itu..
Kuterpaku...sosokmu begitu nyata dalam diriku..
Kakiku gontai..lunglai...
Mungkinkah engkau..?
Hun...Engkaukah itu....?
Hun...Nyatakah ini..?
Ataukah hanya sesaat, kemudian menghilang...
Menghilang bersama aliran sungai-sungai sang waktu...
Tapi untuk saat ini, biarkanlah aku berkata " Hun...aku menemukanMu"


posted by. Nan

"Yang Terindah Saat Ini Dalam Hidupku"