Pages

Sunday, January 31, 2010

Suatu Hari Di Bulan Januari

Langit barat semburat jingga
Dari tol purbaleunyi begitu indah
Aroma rempah tubuhmu berlari diantara bukit-bukit hijau
Mengejarku....
Wahai Sang Kekasih...
Kucari jejak langkahmu, namun tiada kutemukan
Diantara gunung-gunung hijau
Diantara semilir angin Parahyangan, tiad ajua kau kutemukan
Wangi aroma tubuhmu tercium dari angin
Namun tiada kau tampak
Gemuruh suaramu diantara gemawan , membuat aku terpuruk dalam rindu
Wahai Sang Kekasih
Dimana juakah kita kan berjumpa lagi
Setelah jutaan tahun tiada ada
Tersembunyi diantara debu bumi
Wahai sang kekasih
Sudahkah waktunya aku menemuimu
Mengukir bintang-bintang di jantungmu
Mengukir cinta kit ayang tertunda
Kuteriakan pada kaki langit....Aku mencintaimu......
Biarlah kuserahkan hatiku untukmu wahai Sang Wangi...
Biarlah ku berlutut menantikan datangmu
Untuk menepati janji malam-malamu
Aku mencintaimu sampai akhir waktuku



Saturday, December 12, 2009

Izinkanlah....(naskah novel)

Aku bingung, seringkali wajahmu melintasi disaat =saat kesibukanku..
Aku tidak ingin geer kalau diirmu mengingatku..., masih kuingat tubuhmu yang menjulang..(ha ha ha..rasanya aku pendek waktu dulu..kok sekarang rsanya sama tinggi, wa ka ka ka..yang berbeda....aku gendut..dirimu tetap langsing seperti dulu..).
Wajahmu yang melintai membuat jantungku berdebar dan mendadak aku rindu suasana dulu..suasana kebersamaan....aku tidak yakin apaka engkau juga merasakan ini...

Wajahmu memang selalu terlihat "cool"..senyummu pantas membuat para sohibs cewek bisa tergila-gil apadamu...aku bilang cooollllll....., wuihhhh...aku paling seneng kalau sudah melihatmu bemain gitar klasik...seakan duniamu sudah tenggelam disana, jari-jarimu begitu lincah untuk memainkan senar-senar gitar.....

Wajahmu yang cool namuun selalu dibarengi sense humormu yang tinggi...

Aku takuttt...perasaan bisa berkembang jauhhh...sedangkan aku tidak yakin jika aku merupakan bintangmu...

Seandainya saja kau ungkapkan bahwa kau mencintaiku....akan kupelihara cintamu dan kupelihara diriku untukmu....., aku tidak yakin jika siang ini pun kau mengingatku meskipun wajahmu terus di pelupuk mataku..padahal aku enggak ingat kamu, aku sibuk dengan proyek-proyek tapi sosok wajahmu, matamu dibalik kacamata, aku jadi bingungggggg..........................

Thursday, October 8, 2009

Malam Seribu Bintang Di Langit Parahyangan

Seribu kenangan telah kita lalui bersama,
Semua peristiwa tiada seorangpun mengetahuinya,
Kita simpan dalam file0file kehidupan ini
Dan kusimpan erat didalam rahasia kehidupanku...
Dan tidak akan pernah kubiarkan dirimu berlalu....

Ketika kau pegang jemariku
Dan memberikan seikat mawar merah
dan kau berikan hati dan jiwamu untukku
Dan sebuah ciuman hangat untukku
Cinta telah tercipta untukku

Waktu terus berlalu
Dan butiran embun membentuk siluet dini hari
perlahan-lahan di langit
Dinginnya dini hari terasa hangat saat kau berbaring disisiku
Dapat kudengarkan detak jantungmu...

Kita terlena dalam impian cinta kita
Dan menyatu dalam desdahan cinta dan kasihmu
Saat ini kita berbaring di bawah langgi
Diantara Malam seribu bintang
cahaya kasihmu membuatku hidup selamanya.........


Sang Cahaya Di Langit Musim DIngin

Ketika musim dingin tiba....
Disuatu tempat dimalam musim dingin
Sang cahaya menghampiri
Sayap-sayap lembutnya merangkulkan kehangatan
Ia bisikan " Engkau Tidak Akan Pernah Sendiri"
Kafrena Aku selalu setia untukmu....

Sang derita........
Kepahitan..........
Kepedihan.........
Berganti menjadi sebuah kebahagiaan
Menghapuskan segala airmataku

Lihatlah wahai kekasihku...
Sebuah bintang baru untukmu..
Yang Selalu bercahaya untukmu
Yang telah menantikan dirimu ribuan tahun yang silam
Menantikanmu diantara debu-debu amosfir
menantikanmu diantara molekul-molekul atom di alam semesta

Lihatlah Sang Kekasihku...
Kuberikan sepenuhnya ciuman kedamaian untukmu
Kuberikan sejuta harapan untuk hatimu
Tiada lagi penderitaan untukmu
karena aku Cahaya yang diciptakanNya untukmu

Dirimu terlahir dari Sang Bintang
Maka engkau harus kembali dalam cahaya bintang
Gemerlap dunia hanyalah untuk dirimu belajar tentang hidup
Lihatlah kekasihku Bintang terindah untukmu
karenan engkau dilahirkan dari Dewi Bintang
maka takdirmu adalah berada dianatara Cahaya Bintang

Marilah kekasihku..
Marilah...
Dunia tidak pernah membrikan kebahagiaan
Apa yang kau alami adalah sekecil pelajaran
Agar dirimu sempurna untuk menjadi sang dewi bintang..
Marilah kekasihku
Tiada lagi kulepaskan dirimu dariku
Karena akulah Sang cahaya hidupmu
Melindngi dan menjagamu selalu

Wednesday, October 7, 2009

Saat Sang Waktu Bicara

Ketika Matahari terbit dari Timur..
Saat itu aku berkata hari ini adalah hari ini
Kan kuperjuangkan apa yang mesti aku inginkan
Karena kemarin adalah suatu kenangan
Tak dapat kuubah apapun yang terjadi pada hari kemarin

Esok memang sebuah harapan
Kita tak tahu apa yang terjadi esok hari
Biarlah esok dengan pernik-perniknya tersendiri
Dan aku...pada hari ini..dengan jalanku yang kuubah sedikit
Untuk menggapai semua cerita mimpiku

Saat kau berkata bahwa aku telah meninggalkanmu
Aku tersenyum padamu...
Aku tidak pernah meninggalkan siapapun..
Waktu yang menseleksinya..
Apakah dirimu memang utuh untuk diriku

Aku san perempuan...
Punya keinginan dan impian...
Haruskah aku menunggu sesuatu yang tidak ada kepastian...?
Karena kata cinta tiada diantara kita
Haruskah aku memanyimu?
Sedangkan aku tiada tahu
Apakah aku perempuan yang engkau inginkan?

Jika sang Waktu berkata " Hai Perempuan..Kau harus pergi.."
Maka Aku akan pergi
Tiada guna menanti sesuatu yang tiada pasti
karena usia terus bertambah
Dan aku yakin Sang Waktu telah tahu
Bahwa ada kalanya kutemukan dirimu Wahai Sang Bintang...Suara Dari Tuhan Untukku....

Tuesday, July 14, 2009

Sesaat Kerinduan Ini Hadir

Telah kita lalui waktu dengan penuh kasih, meski terkadang ada friksi kecil karena salah paham dan cemburu kecil, namun dalam hitungan detik kita dapat lalui dan atasi semuanya karena kasih kita yang begitu besar.
Sesaat dalam kesendirian ini, aku mengingatmu, betapa indahnya kasihmu, meski terkadang aku merasa kasihmu membelengguku, namun aku sadari karena rasa cinta dan sayangmu yang begitu besar.
Waktu juga telah mempertemukan dan memisahkan kita, namun engkau selalu tetap hidup dalam hatiku, karena cintamu bukanlah cinta biasa...cintamu yang telah memberikan aku arti bahwa aku adalah seorang perempuan dan cintamu memberikan aku suatu kemandirian dan kepercayaan diri.
Waktu jualah akan menyatukan kita, karena aku tidak ingin percaya pada takdir....dan kerinduan yang hadir ini merupakan hadiah ulang tahunmu, "Selamat Ulang Tahun, Cintaku Selalu untukmu>"

Thursday, June 18, 2009

Ketika Aku Merasa Dikhianati

Dear Abby...
Perjalanan kita begitu membelenggu kehidupanku
Engkau membuat aku mengenal tentang dunia yang beda dengan dunia ku
Dibalik sebuah kesederhanaan tercipta kebahagiaan
Dan aku belajar untuk menjadi "sederhana"
Namun ketika aku belajar tumbuh menjadi baik
ENgkaupun mengingkari apa yangtelah menjadi komitmen kita bersama
Sedangkan aku usdah belajar unutk menjauh ddari keseharia-harian yang pernah aku lakukan
dan belajar mencoba melupakan hal-hal yang bisa merusak jalan ini
dan betapa menyakitkan ketika kepercayaan itu runtuh
Engkaupun tidak bisa menyakinkanku lagi

Sedangkan aku merasa sendiri
dan tanpa apapun aku lakukan lagi untuk semua ini