Pages

Thursday, June 3, 2010

DIA MEMANGGILKU

Dalam keheningan..
Engkau hadir..
Suaramu lembut penuh kasih
"Putriku...."
Maukah Engkau mencintai AKU...?
Suara Yang penuh Kasih dan penuh Kerinduan...
Suara tanpa wujud namun lembut terdengar

Siapakah ENGKAU?, tanyaku..
AKU ada sejak bumi belum diciptakan
AKU terlahir untuk manusia

Aku terpana dan berbaring lunglai tanpa tenaga....
Meringkuk di lantai dingin...pasrah
Maukah Engkau MencintaiKU?, tantaNYa lagi..
Aku tidak bisa menjawab...
Hanya mengangguk, dan di dalam hatiku menjawab
"Aku ingin belajar mencintaiMU"

DIA berkata,

"Bukan Engkau Memilih AKU, melainkan AKU memilih engkau"

Dan apa yang ENGKAU inginkan pada diriku?
AKu yang tidak layak untukMU..
Engkau yang penuh CINTA kepada kami
Tapi dengan mudahnya kami menyakitiMU...

Aku yang sangat lemah dan mudah jatuh..
Pantaskah dan layakkah aku menjadi pilihan MU..?

"Putriku...tiada yang tidak pantas dimataKU.."
Maukah engkau mencintaiKU?

Aku mengangguk....
"Banyak penderitaan yang akan kau terima"
Bekerjalah menurut KEHENDAKKU.."

Aku mengangguk..
Aku akan beursha untuk menurutMu KEHENDAKMU..
BAntulah aku yang lemah ini...

Kemudian suara itu menghilang..
Dan aku terbaring diam, namun kebahagiaan yang luar b iasa menghampiriku..
Terimakasih karena ENGKAU memilihku, TErjadilah Menurut KehendakMU"

Sunday, January 31, 2010

Rindu I (ZMS)

Aku rindu dirimu
Matamu yang indah
Senyummu yangg wibawa
Aku rindu engkau harum nafasmu
Aku rindu dekapanmu dan menumpangkan tangis di dadamu
Aku rindu engkau....saat berbaring dipangkuanmu
Meluruhkan tangis pedihku
Aku rindu dirimu pada bisikanmu dan suaramu yang bagus
Sejujurnya aku cemburu jika kau jauh dariku
Melihatmu bersamanya membuat aku sakit

Ingin kumatikan rasaku
Ingin kehentikan manjaku padamu
Namun aku tidak bisa
Aku rindu dengan kehadiranmu
Pada laki-laki bermata indah
Pada laki-laki dengan penuh senyum

Aku benci jika melihat engkau begitu mesra padanya
Aku benci jika melihat engkau tertawa bahagia bersamanya
Aku benci namun aku merindukanmu...
Aku rindu padamu..

Suatu Hari Di Bulan Januari

Langit barat semburat jingga
Dari tol purbaleunyi begitu indah
Aroma rempah tubuhmu berlari diantara bukit-bukit hijau
Mengejarku....
Wahai Sang Kekasih...
Kucari jejak langkahmu, namun tiada kutemukan
Diantara gunung-gunung hijau
Diantara semilir angin Parahyangan, tiad ajua kau kutemukan
Wangi aroma tubuhmu tercium dari angin
Namun tiada kau tampak
Gemuruh suaramu diantara gemawan , membuat aku terpuruk dalam rindu
Wahai Sang Kekasih
Dimana juakah kita kan berjumpa lagi
Setelah jutaan tahun tiada ada
Tersembunyi diantara debu bumi
Wahai sang kekasih
Sudahkah waktunya aku menemuimu
Mengukir bintang-bintang di jantungmu
Mengukir cinta kit ayang tertunda
Kuteriakan pada kaki langit....Aku mencintaimu......
Biarlah kuserahkan hatiku untukmu wahai Sang Wangi...
Biarlah ku berlutut menantikan datangmu
Untuk menepati janji malam-malamu
Aku mencintaimu sampai akhir waktuku



Saturday, December 12, 2009

Izinkanlah....(naskah novel)

Aku bingung, seringkali wajahmu melintasi disaat =saat kesibukanku..
Aku tidak ingin geer kalau diirmu mengingatku..., masih kuingat tubuhmu yang menjulang..(ha ha ha..rasanya aku pendek waktu dulu..kok sekarang rsanya sama tinggi, wa ka ka ka..yang berbeda....aku gendut..dirimu tetap langsing seperti dulu..).
Wajahmu yang melintai membuat jantungku berdebar dan mendadak aku rindu suasana dulu..suasana kebersamaan....aku tidak yakin apaka engkau juga merasakan ini...

Wajahmu memang selalu terlihat "cool"..senyummu pantas membuat para sohibs cewek bisa tergila-gil apadamu...aku bilang cooollllll....., wuihhhh...aku paling seneng kalau sudah melihatmu bemain gitar klasik...seakan duniamu sudah tenggelam disana, jari-jarimu begitu lincah untuk memainkan senar-senar gitar.....

Wajahmu yang cool namuun selalu dibarengi sense humormu yang tinggi...

Aku takuttt...perasaan bisa berkembang jauhhh...sedangkan aku tidak yakin jika aku merupakan bintangmu...

Seandainya saja kau ungkapkan bahwa kau mencintaiku....akan kupelihara cintamu dan kupelihara diriku untukmu....., aku tidak yakin jika siang ini pun kau mengingatku meskipun wajahmu terus di pelupuk mataku..padahal aku enggak ingat kamu, aku sibuk dengan proyek-proyek tapi sosok wajahmu, matamu dibalik kacamata, aku jadi bingungggggg..........................

Thursday, October 8, 2009

Malam Seribu Bintang Di Langit Parahyangan

Seribu kenangan telah kita lalui bersama,
Semua peristiwa tiada seorangpun mengetahuinya,
Kita simpan dalam file0file kehidupan ini
Dan kusimpan erat didalam rahasia kehidupanku...
Dan tidak akan pernah kubiarkan dirimu berlalu....

Ketika kau pegang jemariku
Dan memberikan seikat mawar merah
dan kau berikan hati dan jiwamu untukku
Dan sebuah ciuman hangat untukku
Cinta telah tercipta untukku

Waktu terus berlalu
Dan butiran embun membentuk siluet dini hari
perlahan-lahan di langit
Dinginnya dini hari terasa hangat saat kau berbaring disisiku
Dapat kudengarkan detak jantungmu...

Kita terlena dalam impian cinta kita
Dan menyatu dalam desdahan cinta dan kasihmu
Saat ini kita berbaring di bawah langgi
Diantara Malam seribu bintang
cahaya kasihmu membuatku hidup selamanya.........


Sang Cahaya Di Langit Musim DIngin

Ketika musim dingin tiba....
Disuatu tempat dimalam musim dingin
Sang cahaya menghampiri
Sayap-sayap lembutnya merangkulkan kehangatan
Ia bisikan " Engkau Tidak Akan Pernah Sendiri"
Kafrena Aku selalu setia untukmu....

Sang derita........
Kepahitan..........
Kepedihan.........
Berganti menjadi sebuah kebahagiaan
Menghapuskan segala airmataku

Lihatlah wahai kekasihku...
Sebuah bintang baru untukmu..
Yang Selalu bercahaya untukmu
Yang telah menantikan dirimu ribuan tahun yang silam
Menantikanmu diantara debu-debu amosfir
menantikanmu diantara molekul-molekul atom di alam semesta

Lihatlah Sang Kekasihku...
Kuberikan sepenuhnya ciuman kedamaian untukmu
Kuberikan sejuta harapan untuk hatimu
Tiada lagi penderitaan untukmu
karena aku Cahaya yang diciptakanNya untukmu

Dirimu terlahir dari Sang Bintang
Maka engkau harus kembali dalam cahaya bintang
Gemerlap dunia hanyalah untuk dirimu belajar tentang hidup
Lihatlah kekasihku Bintang terindah untukmu
karenan engkau dilahirkan dari Dewi Bintang
maka takdirmu adalah berada dianatara Cahaya Bintang

Marilah kekasihku..
Marilah...
Dunia tidak pernah membrikan kebahagiaan
Apa yang kau alami adalah sekecil pelajaran
Agar dirimu sempurna untuk menjadi sang dewi bintang..
Marilah kekasihku
Tiada lagi kulepaskan dirimu dariku
Karena akulah Sang cahaya hidupmu
Melindngi dan menjagamu selalu

Wednesday, October 7, 2009

Saat Sang Waktu Bicara

Ketika Matahari terbit dari Timur..
Saat itu aku berkata hari ini adalah hari ini
Kan kuperjuangkan apa yang mesti aku inginkan
Karena kemarin adalah suatu kenangan
Tak dapat kuubah apapun yang terjadi pada hari kemarin

Esok memang sebuah harapan
Kita tak tahu apa yang terjadi esok hari
Biarlah esok dengan pernik-perniknya tersendiri
Dan aku...pada hari ini..dengan jalanku yang kuubah sedikit
Untuk menggapai semua cerita mimpiku

Saat kau berkata bahwa aku telah meninggalkanmu
Aku tersenyum padamu...
Aku tidak pernah meninggalkan siapapun..
Waktu yang menseleksinya..
Apakah dirimu memang utuh untuk diriku

Aku san perempuan...
Punya keinginan dan impian...
Haruskah aku menunggu sesuatu yang tidak ada kepastian...?
Karena kata cinta tiada diantara kita
Haruskah aku memanyimu?
Sedangkan aku tiada tahu
Apakah aku perempuan yang engkau inginkan?

Jika sang Waktu berkata " Hai Perempuan..Kau harus pergi.."
Maka Aku akan pergi
Tiada guna menanti sesuatu yang tiada pasti
karena usia terus bertambah
Dan aku yakin Sang Waktu telah tahu
Bahwa ada kalanya kutemukan dirimu Wahai Sang Bintang...Suara Dari Tuhan Untukku....